Iwan Budianto, dari Sepakbola ke Politik

Iwan Budianto, atau Iwan Boedianto. Bagi insan politik, nama yang satu ini mungkin masih terdengar baru. Namun tidak bagi publik sepakbola tanah air. Khususnya bagi masyarakat Malang dan Kediri. Ya, sosok Iwan Budianto selama ini lebih dikenal sepak terjangnya di dunia sepakbola Indonesia. Saat masih di Malang, dia sukses dengan tim Singo Edan Arema Malang. Ketika “boyongan” ke Kediri, dia pun sukses membawa Macan Putih Persik Kediri ke papan atas sepakbola nasional.



Dari Sepakbola ke Politik
Secara kasat mata, masyarakat tidak bisa disalahkan dengan penilaian tersebut, “Dari Sepakbola ke Politik”. Sebelum terjun di dunia politik, Iwan Boedianto yang memang lebih banyak berkecimpung di dunia sepakbola bersama Arema Malang.

Ketika tim Singo Edan mengalami masalah finansial menjelang akhir 90an, Iwan Budianto hijrah dari Malang ke Kediri dan mulai membangun tim sepakbola Kota Tahu tersebut yakni Persik Kediri. Dimulai dengan menjaurai Divisi Satu, Persik Kediri kemudian promosi ke Divisi Utama dan langsung menjuarainya.

Kepindahan Iwan Budianto ke Kediri ketika kondisi Arema sedang krisis waktu itu menyisakan luka mendalam bagi publik sepakbola Malang khususnya Aremania. Terlebih, hampir semua pemain pilar Arema saat itu dibawa serta oleh Iwan untuk pindah ke Kediri dan bermain untuk Persik. Sejak waktu itu muncul anekdot “Arema cabang Kediri”. Beruntung, beberapa waktu berselang, PT. Bentoel mengambil alih Arema, menyelamatkan dan menghidupi klub tersebut hingga sekarang.

Terlepas dari kontroversi “cabut”nya Iwan Boedianto dari Malang ke Kediri, harus diakui menantu walikota Kediri, H.M. Maschut ini mempunyai ambisi besar dengan banyak cara dan kecerdikan memanfaatkan peluang -persis seperti strategi di lapangan hijau-. Tidak ada lawan dan kawan abadi dalam sepakbola, kawan dan lawan hanya dibedakan warna kaos, pun demikian di dunia politik. Pada pilwali Kota Kediri periode sebelumnya Iwan sempat mencalonkan diri sebagai Wawali, namun gagal terpilih.

Kini, dengan pasti berakhirnya masa jabatan sang mertua, HM. Maschut -walikota Kediri yang juga manajer tim Persik Kediri- periode ini, Iwan Boedianto kembali maju ke pentas politik. Tidak tanggung-tanggung, kini dia mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Kediri -tidak lagi sebagai orang nomor dua-. Dengan pengalaman lobi yang kuat, sepertinya Iwan tidak akan kesulitan mencapai ambisinya di pentas politik.

Secara tidak langsung, setiap mata masyarakat Kediri pun akan langsung tertuju kepada sosok Iwan. Meskipun saat ini secara struktural dia tidak lagi memegang kendali manajerial Persik Kediri, pengaruh Iwan di Macan Putih -julukan Persik- masih belum tergantikan, bahkan oleh mertuanya sekalipun.

Masyarakat Kediri akan mengarahkan pilihannya -meskipun bukan alasan utama- pada sosok yang konon disebut-sebut sebagai calon pemimpin PSSI di masa mendatang tersebut. Dengan menjadi walikota Kediri, bisa dipastikan “kehidupan” Persik Kediri bakal terjamin. Dana APBD tidak akan seret mengalir untuk Cristian Gonzales dkk yang saat ini terlilit masalah finansial.

Dengan kondisi sepakbola Indonesia yang masih kental dengan nuansa birokrasi dan politik, tidak salah memang bila Iwan memanfaatkan peluang tersebut. Asal bisa memajukan Kota Kediri dan membawa iklim sepakbola menjadi lebih baik (tidak berdasarkan kepentingan satu tim tertentu). Saya pikir masyarakat Kediri bisa memilih dengan bijak, apa yang terbaik bagi mereka, tidak sekedar untuk kepentingan pribadi atau golongan yang hanya bersifat sesaat.

Iklan

8 thoughts on “Iwan Budianto, dari Sepakbola ke Politik

  1. Ha ha ha Iwan dadi walikota…..begh gak setuju blas, meskipun saya bukan orang kediri lagi tapi masih ada ikatan batin (lahir dan besar di Kediri, punya KTP lagi dan masih berlaku) dan saya kurang setuju dengan pencalonannya karena terkesan ambil peluang –>dari mertua ke menantu kaya kerajaan aja

  2. Om ku Iwan Budianto calon walikota kediri..Maju terus pantang mundur..Buat Persik dan Kediri semakin maju pesat..Disini keponakan Iwan Budianto mendukung suksesnya Iwan Budianto menjadi walikota Kediri..Salam untuk Iwan Budianto..Dari Galuh Dwi Perkasa putra dari Bapak Agus suryadi..Harap pesan ini disampaikan kepada beliau..Pesan ini sangat penting..Keluarga mendukung Iwan budianto..Salam dari Arema..Salam satu jiwa..

  3. waduh, kalo iwan jadi walikota kediri brapa banyak lagi pegawai negri kediri yang akann bunuh diri, di persik aja manajer keuangannya aja mencoba bunuh diri, karena tidak dapat melaporkan laporan pertanggung jawabannya, pihak bersangkutan mengatakan”iwan kalo ambil duit terus2san dan tidak mau tanda tangan, yang kena kan jadinya saya”
    kalo mertuanya iwan jelas koruptor, dan terbukti bendahara atau orang keuangan pemkot kota KEDIRI telah berhasil bunuh diri…dan ada kabar juga bahwa iwan biasa memakai 70 wanita kediri yang sudah terbiasa ditiduri dan termasuk mertuanya bpk H maschut…hebat lah..salome..
    jika iwan jadi maka maschut akan terbebas dari kpk, artinya iwan akan menutup lobang yang telah dibuat oleh mertuanya,,,kediri akan siap membantaimu wan

  4. waduh nek dadi walikota danane masyarakat di dadekne bal-balan tok… untung gak dadi piye nasipe kediri nek ndekne dadi….

  5. Dulu waktu Arema Krisis di Tinggal kayak Gitu…? Apa jadinya kalau di persik Kediri juga mengalami hal seperti itu…? Persik bertahan….???? tinggal tunggu tanggal mainnya?????

  6. bah!! arep dadi opo gak ngurus,pokok e urip dewe2,ingat!! sebab akibat,dan pesta pasti berakhir. S 1 J

  7. mas iwan, saya baim dari persik mania!!
    sekarang ini PERSIK sedang kacau!! PERSIK selalu kalah dalam laga2 terakhir,, padahal sudah beli 3 pemian asing!!. pelatih pun juga sudah d ganti,,
    mas IWAn tolong selamatkan PERSIK KEDIRI,,
    saya mohon dari hati saya yang paling dalam….
    saya sudah berkorban banyak buat persik.. jangan sampai persik terjun ke divisi utama….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s