Meriah di Beijing, Perang di Georgia

Beberapa hari terakhir ini, fokus pemberitaan olahraga tertuju kepada event Olimpiade Beijing 2008. Pesta olahraga terbesar di dunia tersebut patut menjadi pusat pemberitaan berbagai media. Terlebih lagi bila melihat acara seremoni pembukaannya yang begitu spektakuler dengan jutaan kembang api yang cukup fenomenal. Maklum, konon orang Cina adalah penemu kembang api.

Kita pun bisa mengikuti dan melihat langsung beberapa pertandingan dan perlombaan di Olimpiade Beijing 2008 melalui TVRI. Televisi pemerintah tersebut memang mendapat jatah siaran langsung Olimpiade yang memang diberikan kepada televisi nasional.


tampilan website resmi Olimpiade Beijing 2008

Namun, tidak sedikit pula yang tercengang ketika Rusia menyerang Georgia. Ya, pertempuran kembali bergolak di abad 21 ini. Bukan di kawasan Timur Tengah yang selama ini “biasa” berperang, tetapi juga di wilayah Eropa Timur. Jumat dini hari kemarin, Rusia resmi melakukan “agresi militer” ke kawasan perbatasan Georgia.

Agresi militer Rusia ini berbeda dengan serangan Rusia ke wilayah Cechnya yang memang masih menjadi wilayahnya, dan “pantas” bila Rusia menganggap pejuang Cechnya sebagai kelompok separatis.

Georgia merupakan negara berdaulat. Patut menjadi perhatian kita bersama memang ketika sebuah negara berdaulat diserang oleh negara lain. Kabarnya, Georgia yang telah mengumumkan keadaan perang, sudah menyiapkan pasukannya dan mengontak Amerika Serikat. Pertanda bakal ada Perang Dingin episode 2? Entahlah…


Tank perang tentara Georgia bersiap menghadapi pasukan Rusia. (foto: The Guadian)

Rusia Serang Georgia, 60 Warga Tewas

Ossetia – Angkatan perang Rusia menyerbu Kota Gori, Georgia. Menggunakan pesawat jet tempur, bom-bom di jatuhkan di kota itu. Diantaranya menghantam sebuah blok apartemen,dan akibatnya 60 warga tewas.

Seperi dikutip dari bbc, pada Minggu (10/8/2008), pihak Rusia beralasan serangan itu sebagai upaya pembebasan Kota Ossetia Selatan, Tskhinvali, yang dikuasai Georgia.

Sementara Reuters melaporkan pertempuran yang terjadi antara tentara Georgia dan Rusia, telah menelan korban 129 orang dari pihak Georgia tewas. Sedang pihak Rusia menyatakan 2 pesawat jet mereka ditembak jatuh.

Pertempuran ini terjadi sebagai buntut dari konflik perebutan wilayah Ossetia Selatan. Pihak Georgia mengklaim wilayah itu adalah miliknya, demikian pula Rusia.

(zoel)

Iklan

3 thoughts on “Meriah di Beijing, Perang di Georgia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s