Felicitación Para Espana

Gol tunggal Fernando Torres ke gawang Jerman yang dikawal Jens Lehmann pada menit ke ’33 akhirnya mengakhiri dahaga gelar skuad Matador Spanyol sejak 1964. Ya, Spanyol menutup perjalanan impresif mereka di Piala Eropa (beserta catatan hasil-hasil gemilang dibawah kepelatihan Luis Aragones) dengan akhir manis, juara. Si, Felicitación Para Espana!

Seperti yang aku prediksikan semula, Jerman selalu kesulitan manghadapi permainan agresif dan cepat dengan teknik tinggi. Hal tersebut sudah terbukti sejak babak penyisihan grup Piala Eropa tahun ini. Melawan Kroasia, Jerman kalah 1-2. Pun demikian saat menghadapi kelincahan dan kecepatan pemain-pemain Portugal dan Turki di perempat final dan semifinal.

Sekalipun tidak kalah, Jerman dengan susah payah memenangkan kedua laga tersebut dengan skor ketat, 3-2. Pengamatan sepintas jelas menunjukkan pemain-pemain Jerman yang tinggi besar memang jago urusan duel-duel udara, namun sangat lambat dan kerepotan menghadapi pemain-pemain yang memiliki kecepatan dan skill tinggi.

Sementara rapor tim Spanyol selama Piala Eropa kali ini bisa dibilang mendapat nilai 95 alias B+ alias baik sekali alias apalagi lah namanya… Spanyol memenangi (hampir) semua laga dari penyisihan grup hingga final, hanya di perempatfinal lawan Italia mereka tertahan imbang tanpa gol, namun memenangi pertandingan via adu penalti.

Perjalanan Spanyol di Euro 2008
Fase grup:
vs Rusia 4-1 (Villa (3), Fabregas)
vs Swedia 2-1 (Torres, Villa)
vs Yunani 2-0 (De La Red, Guiza)

Perempatfinal:
vs Italia 0-0 (4-2 ap)

Semifinal:
vs Rusia 3-0 (Xavi, Guiza, Silva)

Final:
vs Jerman 1-0 (Torres)

Absennya top skor mereka, David Villa, pada pertandingan final tidak banyak mempengaruhi permainan Spanyol. Lini tengah Spanyol tampak sangat hidup dan mendominasi hampir seluruh pertandingan. Tampak jelas Fabregas – Xavi – Iniesta – David Silva – Marcos Senna mampu mendikte permainan dengan keunggulan teknik individu yang mereka miliki dibandingkan gelandang pekerja keras Jerman.

Bahkan, Jerman tidak mampu mendominasi permainan ketika dalam posisi tertinggal. Padahal gol Fernando Torres tercipta ketika pertandingan masih menyisakan banyak waktu, yaitu di pertengahan babak pertama. Hal tersebut diakui oleh Joachim Loew, disamping jitunya strategi sang pelatih paling senior, Luis Aragones.

Selamat bagi Spanyol dan para pendukungnya.

(zoel, foto: euro2008.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s