M. Nuh, Pornografi, Fitna, dan Youtube

Setelah menahan diri untuk tidak ikut-ikutan nulis tentang diblokirnya Youtube oleh Pak Menteri kominfo baru kita ini, akhirnya saya tulis sedikit opini pribadi tentang aksi pemerintah yang sekarang ini seperti kembali ke jaman Soeharto dulu, yaitu main bredel-blokir media.

Dikutip dari harian Surya (Selasa 8/4/08) :

Indonesia Blokir YouTube
Pagi ini para pengguna Internet di tanah air dikejutkan dengan tidak bisa diaksesnya situs YouTube. Padahal kemarin malam, situs tersebut masih bebas dijelajahi.

Ditutupnya situs YouTube dan juga beberapa situs populer lainnya, seperti MySpace, Multiply dan Rapidshare, adalah buah dari regulasi Depkominfo tanggal 2 April lalu. Dalam surat edaran bernomor 84/M.KOMINFO/04/08 itu, Menkominfo Muhammad Nuh menginstruksikan 146 ISP (Internet service provider) dan 30 NAP (network access provider) untuk memblokir situs-situs yang memuat film Fitna. Tindakan drastis ini diambil karena Google tidak mengindahkan permintaan pemerintah untuk menghapus video Fitna dari situsnya.

Alhasil beberapa ISP dan NAP di tanah air, seperti BigNet, D-Net dan FastNet dan XL, telah menutup akses ke beberapa situs dan blog yang memuat film Fitna sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pengguna BigNet misalnya akan berhadapan dengan pesan berikut jika mengklik situs YouTube:

“Pelanggan BiGnet yang terhormat,
Sehubungan dengan Surat Menteri Kominfo Nomor: 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008 Perihal: Pemblokiran Situs dan Blog Yang Memuat Film Fitna, maka
situs berikut ini untuk sementara kami tutup sampai pemberitahuan lebih
lanjut :
1. Youtube
2. MySpace
3. Metacafe
4. Multiply
5. Rapid-share

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami
ucapkan terimakasih.

Hormat Kami,
BiGnet Customer Service”

Namun saat ini belum semua ISP dan NAP menutup akses ke YouTube

Sebenarnya, saya tidak terlalu kaget dengan hal ini (pembredelan & pemblokiran situs-situs tertentu) sebelumnya. Segalanya berawal ketika tanggal 1 April lalu pemerintah dengan angkuhnya mengesahkan undang-undang yg tergolong aneh… undang undang informasi transaksi elektronik.

Sebelumnya saya juga sudah menebak, setelah 1 April pembredelan situs porno (yang sampai sekarangpun beberapa situs XXX masih bisa diakses), akan menyusul pembredelan & pemblokiran situs-situs yang lain (ironisnya bukan masuk kategori situs porno)

Setelah hari ini Youtube, MySpace, dkk diblokir, tunggu saja situs-situs jejaring sosial yg lain semacam Friendster dan Facebook menyusul diblokir. Lalu jaringan blog seperti Blogspot dan WordPress juga ikut2an dibredel. Tidak cukup sampai disitu Google dan Yahoo juga diblokir, nantinya situs-situs politik juga dibredel… Mau dibawa kemana internet di negara ini?

Kita seolah hidup di negara diktator. Dipaksa meninggalkan minyak tanah dan beralih ke elpiji. Dipaksa tidak bisa mengakses informasi, dll… Saya khawatir Indonesia akan bernasib seperti Kamboja, China, dan Korea Utara.

Apa sih salahnya Youtube dan MySpace? Toh yang mengupload file2 di situ bukan adminnya, tapi user. Di situs-situs tersebut juga jelas ditulis Terms of Use yang mengharamkan pornografi dan violence.

Terlalu membesar-besarkan masalah film Fitna ini yang memang termasuk sensitif karena mengatasnamakan agama tertentu memang akan semakin memperuncing masalah. Lihat saja bagaimana dengan satu teriakan “nama Tuhan” orang bisa memobilisasi massa dan merusak apapun yang mereka anggap tidak sepandangan.

Hmm… entahlah… saya memang bukan orang yg memakai celana di atas mata kaki, memakai sorban, memelihara jenggot, mempunyai bekas hitam di jidat, atau apalah yang mencirikan saya orang yg “khaffah”… saya percaya dengan kadar Islam yang saya anut saat ini, dan yang jelas saya sama sekali tidak setuju dengan pembredelan dan pemblokiran ini. Terlalu angkuh dan semena-mena di tengah himpitan hidup masyarakat saat ini. Masih banyak hal-hal urgent yang harus dikerjakan oleh pemerintah di sisa setahun masa jabatannya, bukan melakukan hal-hal kekana-kanakan seperti ini…

Yang setuju monggo sharing, yang tidak setuju silahkan demo dengan pakaian putih-putih dan membawa poster bertuliskan Tuhan anda besar-besar… asal jangan anarkis aja…

** posting tambahan :

Aku dapat kiriman offline message dr tmn2 yg bernasib sama sbg korban diktatornya pemerintah Republik Indonesia, semoga bisa sedikit membantu di tengah keprihatinan masyarakat dunia maya Indonesia, hiks-hiks-hiks…. warnet2 mgkn bisa mengibarkan bendera setengah tiang…

lucky.herdhiono (4/8/2008 10:09:58 AM): Cara membuka situs yang diblok oleh pemerintah:
1. Buka http://www.google.com/translate_t lalu ketikan url di translate web page, di sebelah kanannya ada pilihan bahasa, pilih bahasa lain to english
2. atau buka www.vtunnel.com
3. atau buka www.unipeak.com
4. atau buka www.hrmovie.com
Hidup kebebasan internet
Software is like sex, it’s better when it’s free!

wen-wen sari (4/8/2008 9:52:23 AM): Sebagai bentuk protes g ama aksi pemerintah dengan orang IT nya yang tolol dan sok jago yang ngeblok2 sembarangan neh g kasih info cara membuka situs yang di blok buka “www.google.com/translate” terus di translate web page ketikan alamat situsnya cth “http://youtube.com” nah disebelah kanannya ada pilihan bahasa, ubah pilihan bahasa menjadi bahasa lain to english

(cth : arabic to english atau chinese to english atau france to english) dan selamat menikmati kembali situs yang di blok….

Pemerintah sepertinya menggaji orang IT yang cukup bodoh yang katanya ampe keluarin dana 18 triliun tapi tetep aja bisa ditembus lagi ama mahasiswa yang belum lulus kuliah

zzzz di forward ke yg laen ya……

Iklan

14 thoughts on “M. Nuh, Pornografi, Fitna, dan Youtube

  1. Saya setuju benar dengan pendapat anda … ORDE BARU, ORDE SENSOR TELAH BANGKIT KEMBALI…. dengan pretext pronografi dan moral, rejim kembali membungkam rakyat ….

    SARAN BUAT PEMERINTAH: BTW… kenapa nggak semua media informasi di banned aja yach (hehe100x) biar nggak ada informasi sam sekali …

    KITA HARUS BERSAMA-SAMA MELAWAN …

  2. BIKIN SURAT PROTES KE MENKO INFO SAMA MENGGUGAT SAMA-SAMA MELALUI LBH karena kita konsumen dirugikan, pdalah UU ITE tidak memberikan mandat Pemerintah untuk memblokir, tapi MENGUSUT TINDAK PIDANA .. dan Surat MENKO INFO juga tidak tegas memblokir kok … APJII sama provider indonesia aja yang juga sok latah … atau ada TELPON DARI MENKO INFO KALI YACH…

  3. BTW, FITNA masih ada di google.video … dan juga di wikipedia …. so … INTERNET SEMUA DIBLOKIR LAH

  4. goooobllllooookkkkkk!!!!
    fuck the GOVERMENT!!!!!
    they kill a mosquito with NUKE!!!!!
    creating a BIG HOOOOLLLLLEEEEEE!!!!!!

    god damned!!!!!

    lil’ advice: just block the content

  5. kesalahan terbesar yang dilakukan pemerintah indonesia semenjak SBY. jika dia memang merasa negara ini bisa lebih maju karena tidak ada pornografi atau Fitna atau apapun itu, itu adalah SALAH BESAR!!!.
    negara maju karena sikap nasionalis dan kesadaran dari bangsa yang tinggi, bagaimana moral dan akhlak itu urusan agama masing2. saya melihat beberapa negara2 besar Amerika dan Eropa yang sangat liberal dan tidak dipengaruhi agama justru bisa maju itu karena sifat cinta dalam negri yang tinggi” dan negri itu juga menghargai mereka. saya melihat ketika WTC di tabrak pesawat seluruh penduduk amerika merasa sakit hati dan kecewa. banyak yang bilang serangan George Bush banyak yang menolak, kenyataan nya dia terpilih jadi presiden berikutnya lagi. berbeda di Indonesia, banyak aksi pemboman JUSTRU oleh warga negara sendiri. saat ditanya bagaimana saya terhadap negri ini :”saya cinta negri ini, tapi negri ini TIDAK PERNAH mencintai saya”

  6. Saya sangat setuju dgn apa yg dikatakan watcher dan teman” lain yg tidak mendukung pemblokiran situs youtube dll. Untuk apa situs” yg ada di internet pakai di blockir segala? Government merasa dgn bgitu akan lbih baik? tentu saja tidak, karena ini sama saja dengan menutup banyak informasi yg diperlukan dari internet.

    Apakah dengan ini dapat mengatasi masalah politik yg ditimbulkan film ‘Fitna’ ini? Tidak, ini hanya sekedar membatasi publik untuk tidak menonton film fitna, tidak membuat sesuatunya menjadi baik malah hanya mengkekang kita sebagai konsumen media internet.
    Seperti yg teman” katakan, kita seperti kembali ke masa orde baru.

    Lagipula film ‘Fitna’ tersebut hanya menceritakan fakta” negatif yang didapat dalam suatu agama, tidak perlu sampai diblok segala. Bagi kawan” yang merasa agamanya disindir, pikirkanlah baik”, jika anda ingin melawan dengan kekerasan bukannya itu sama saja seperti yg diceritakan di film ‘Fitna’? Harusnya teman” menerima film tersebut sebagai sebuah kritik, bukannya malah mau menghilangkannya.

  7. saya setuju akan pendapat SilverOne, seharusnya film ‘fitna’ ini ditanggapi, bukannya harus dihapuskan lalu dianggap musnah oleh masyarakat .. tidakkah kalian merasa pemerintah kali ini sudah KETERLALUAN ??
    berbagai jenis info dari youtube .. seperti video clip dsb itu dihilangkan, dan seakan2 dianggap tidak ada ..

  8. Wah…baru tau aku bro…
    wah…kok sampe koyok ngene…aku senyam-senyum aja waktu baca kalo Google tidak mengindahkan seruan pemerintah untuk menghapus video Fitna dari situsnya….
    hahaha…goblok nih pemerintah…Google itu bargain-nya lebih kuat dari pemerintah kita, pemerintah kita ini punya kuasa apa atas Google??
    payah !! keterlaluan, apalagi sampe blokir situs2 di atas…

    Selamat datang zaman pra-sejarah…

  9. Makanya anak-anak, jangan bandel kalo dinasehati orang tua. Kalo udah di breidel jadi repot semua. Lagi pula yang jadi orang tua aneh sih, sudah tahu ajaran sesat, bukannya anak-anaknya diajarkan yang sebenarnya, eh malah teriak-teriak dimana tempatnya bisa nonton film itu. Aku ini gaptek, seumur-umur baru tahu ada youtube dan baru sekali buka youtube gara-gara orang tua bilang youtube mau ditutup. Jadi deh nonton tuh film. Mustinya film itu dibahas di sekolah (tapi jgn ditonton ya,dibahas aja) mulai dari siapa pembuatnya, apa latar belakangnya, kenapa dia jadi begitu. Lalu apa itu ajaran Islam sebenarnya, kenapa orang bisa salah tafsir tentang Islam, lalu sebagai orang waras apa yang harus kita lakukan dll..dll..dll cape de….

  10. Saya sih sangat setuju…

    Saya jujur ngga ngerti ada apa dengan negara ini. Kita tuh masih disibukkan dengan berbagai masalah ekonomi dan politik dan lain-lain. Kenapa sih hanya karena masalah kayak gini jadi bikin geger senegara? Saya ngerti niat pemerintah baik mau menghilangkan budaya negatif dari internet… tapi bukan menghilangkan teknologi internet itu sendiri..

    Bukannya ngasi pendidikan moral ke masyarakat tentang gimana cara menerapkan kemajuan teknologi dan globalisasi yang bener, tapi malah bredel sana sini,,, yah bahasanya “membabibuta lah mungkin”…

    Anak SD jaman sekarang aja tau tentang masalah ini, mereka masih polos kalo kita tanya soal wawasan pancasila, mereka pasti NGERTI tentang cara pemilihan budaya yang baik demi kemajuan bangsa. Dan mereka juga akan menentang pelanggaran kebebasan berekspresi masyarakat kan??
    Undang-undang kita menjamin transparansi INFORMASI untuk tiap-tiap individu warganegara Indonesia, tapi kok malah begini?

    Jujur saya kecewa, sampe meneteskan air mata malah!!

    Kenapa negara kita sendiri, pemerintah kita sendiri yang bikin rakyatnya makin NGGAK BETAH tinggal di Indonesia,,, Indonesia udah harus maju… Dan tanpa kemajuan informasi di era globalisasi ini… itu nggak mungkin. Indonesia mundur jadinya…

    Saya ini Mahasiswa,,, saya haus pengetahuan… dan Internet adalah jalan yang paling mungkin untuk saya saat ini. Jangan renggut itu dari kami…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s