Benarkah Logo Jiplakan?

Sebagai seorang graphic designer amatiran yang salah jurusan kuliah IT, semua hal ttg desain mendesain selalu menarik buatku. Seperti saat gak sengaja baca artikel tentang kontroversi jiplak-menjiplak logo Visit Indonesian Year 2008 dengan Visit Malaysia. Tapi apa benar hasil jiplakan?
Mana yang asli?

Logo Visit Indonesia Year 2008, Logo Jiplakan?
Mentalitas jiplak-menjiplak di kalangan bangsa Indonesia sudah sampai pada tahap yang sangat memprihatinkan. Bila selama ini, karakter “suka barang bajakan” hanya ditujukan bagi kalangan marjinal, rakyat biasa yang miskin papa, mereka yang ingin maju tapi suka instant, kalangan kere dan malas berpikir, dan berbagai label untuk rakyat yang ingin senang tapi tak bermodal, namun kini kita saksikan sendiri bahwa sifat buruk tersebut adalah juga kebiasaan dari para elit pemerintahan Indonesia. Sebut saja kondisi real perkantoran pemerintah yang masih banyak menggunakan software bajakan Microsoft, bahkan untuk komputer-komputer di kantor kepolisian RI, si-tukang razia program bajakan di warnet-warnet.

Hari-hari belakangan ini, sejak pencanangan program Visit Indonesia year 2008 pada Desember tahun lalu, kita saksikan lagi sebuah “pemalakkan” yang dilakukan secara resmi oleh Pemerintah RI melalui Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Betapa sesuatu yang memalukan ketika segelintir warga di Malaysia menyampaikan “cemoohan” bahwa logo visit Indonesia year yang kita gunakan saat ini tidak lebih dari sebuah modifikasi seadanya dari logo program yang sama negara Malaysia tahun 2007 lalu. Setelah dicermati dengan seksama, pendapat warga Malaysia tersebut ada benarnya. Lihat saja kedua logo di atas dan bandingkan satu sama lain.

Melalui pengamatan sederhana, kita dapat melihat persamaan atau seide-sebangun dari kedua logo tersebut, sebagai berikut:

– Visit Indonesia seide-sebangun dengan Visit Malaysia; perbedaan hanya pada penambahan angka tahun 2008.
– Siluet Burung Cendrawasih seide-sebangun dengan Siluet Bunga Raya; perbedaan hanya pada jenis mahluknya, yang satu hewan dan lainnya tumbuhan bunga.
– Kalimat “Celebrating 100 Years of National Awakening” (Indonesia) seide-sebangun dengan kalimat “Celebrating 50 Years of Nationhood” (Malaysia); perbedaan hanya pada angka, yang satu 100 dan lainnya 50.

Beri penilaian dengan jujur, adakah perbedaan signifikan di antara kedua logo tersebut?

Ternyata, persoalan curi-mencuri, maling-memalingi, caplok-mencaplok, rampok-merampok, dan sejenisnya adalah karakter nyata dari kedua rumpun bangsa, Malaysia dan Indonesia. Di satu saat, negara tetangga itu sibuk “membersihkan diri” dari tuduhan mencuri asset budaya Indonesia seperti tari dan lagu daerah, rupanya pada saat yang sama, Indonesia sedang menyontek hasil karya kerabat dekatnya itu.

Sayang sekali, kita terlahir dari sebuah bangsa yang pimpinannya tidak memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai inspirator-inovator-kreator yang handal. Pemimpin bangsa yang hanya pandai jalan-jalan menghabiskan uang rakyat ke negara-negara tetangga, yang pada saat ia pulang membawa hasil jiplakannya untuk dijual kepada rakyat-nya. Sungguh sayang, kita selama ini hanya menghabiskan umur 5 tahunan dipimpin oleh para pakar tumpul otak. Memprihatinkan!

oleh : Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sumber : kabarindonesia.com

Iklan

19 thoughts on “Benarkah Logo Jiplakan?

  1. wah-wah, desainernya logo visit indonesia itu siapa sih? ga’ sampean aja sam.. pasti gambare singa bukan cendrawasih..hehe

  2. Yo ra popo jiplak mosok malingsia eh malaysia oleh jiplak, sini gak boleh, gak adil, coba dilihat bagaimana klo hasil karyanya dijiplak marah gak……..
    piss ah….

  3. hehe.. oiyo sam aku duwe blog nyar khusus isi khusus untuk arema n bola nasional, tapi ya masih agak kacau, ni baru mo ayas publikasikan, walo blom sempurna.. alamate http://lapantuju.wordpress.com/ coba pean sambangi sam.. ada kritikan2 yang membangun ayas tunggu.. salam satu jiwa!! :)

  4. kalo ada kesamaan sih wajar aja, namanya juga logo visit suatu negara. ya ide-ide dasarnya pasti sama. kayak pertauran negara, rata2 smuanya jga sama. karena dasar2 khidupan orang itu sama.

  5. menurut samean dewe piye sam?
    itu kan kutipan dari orang lain.

    kalo menurut aku, itu bukan njiplak.
    sekarang gini sam, apakah menurut samean bendera indonesia njiplak bendera polandia (secara komposisi warna sama, cuman upside down aja ).
    trus apakah garuda pancasila itu juga njiplak lambange amerika….. come on.

    coba deh think out of box :D

  6. @ azaxs :
    blog-e mboys sam, manga style,, (masukan-nya ayas posting lgsng d blog lapantuju) wah sampeyan seneng J-style pisan ta? ono band koncoku d UM, beraliran J-J-an ngono pisan, http://www.genova-band.com

    @ ayaelectro :
    iya-ya… bener juga
    apa karena msh satu rumpun ya? :D

    @ aku :
    bener sam…
    mirip tidak selalu berarti njiplak
    lek menurut ayas pribadi, lek diarani njiplak mgkn terlalu berlebihan, kalau toh yg muncul & ngetrend duluan adalah logonya malaysia, pembuat logo yg indonesia mgkn “terinspirasi”, hehehe… bedo gak se antara njiplak dan terinspirasi?…

  7. boleh2 saja berpendapat, tapi menurut saya anda terlalu berlebihan dalam memberi penilaian. itu sama saja dengan membandingkan lagu maia dengan dina mariana, karena topiknya hampir2 mirip. tapi tidak berarti menjiplak kan. warna, jenis bunga atau binatang, dan tagline untuk ide pariwisata ga akan jauh2 dari yang seperti itu. hanya saja VIY 2008 ini cacatnya adalah kesalahan dalam membuat tagline, yang sekarang sudah direvisi.
    apalagi sampai mengatakan curi ide… ukurannya sangat relatif. kalo terinspirasi kembali… mungkin benar sekali.

  8. Itu bukan Cenderawasih om, tapi Garuda. Dan itu juga bukan menjiplak, tapi ikutan. Kalau menjiplak pasti udah sama betul tuh semua baik tulisan maupun gambarnya :)

  9. terlalu jauh tuk berpikir hingga kesana, boleh saja berpendapat!
    namun kritikan anda sama sekali,bukan seperti orang yang mengrerti seni!

  10. logo visit indonesia memiliki arti.. mempunyai filosofi..

    mengapa terbentuk gambar seperti itu, ada maksudnya,, saya tidak tahu desainernya sapa.. tetapi desainer tidak asal gambar, mereka berproses.. sehingga terbentuk logonya…

    terimakasih

  11. Pada gile ape looh…ngerendahin Negara sendiri…?

    Lagian itu bukan gambar burung Cendrawasih…tapi burung GARUDA tauuu…..

    Trus penggunaan kata “Visit” emang itu punya Malaysia, kan itu bahasa Inggris (bahasa GLOBAL) tauuuuuuu….

    Terakhir soal warna, kalo logo Indonesia pake banyak warna Pastel, sedangkan Malaysia banyak gunain warna primer Standar, tau gak sih looooo…..

    Jangan gampang diadu Banteng deh…eh (Domba)…ntar makin ancur aja nih bangsa…MERDEKAAA!!! Pish man..

  12. Yang desain itu setau gw branding consultant profesional bernama octovate yang berkantor di Jakarta.. cek aja di http://www.octovate.com/.. dan jelas-jelas mereka orang profesional di bidangnya.. Apalagi logo ini telah di presentasikan berulang2 ke pihak Dep Pariwisata.. Mereka juga yang menggarap iklan dan media pendukung lainnya.. Makanya mas.. kalo gak ngerti2 amat sama Graphic design.. jangan asal bacot.. baca dulu.. cari tau dulu.. Malu kan kalo dah ngebacot trus melalar ga jelas.. Maluuuu..

  13. saya tidak setuju dengan pendapat anda.
    ini tidak jiplak menurut saya… dari first look aja gak keliatan jiplak kok.. baik dari komposisi, garis dan typographynya. orang awan pun bisa membedakan. anda sendiri mengatakan kalo yang satu siluet hewan, yg satunya siluet tumbuhan. apa itu sama?

    di dunia seni ini hanya 99% adalah murni hasil kreasi seseorang.. 1% nya adalah referensi, baik dari warna, bentuk dsb… jadi, penggunaan warna, bentuk dsb itu pula tidak bisa dibilang jiplak atau dibajak. saya rasa begitu juga dengan design2 yang anda bikin. pastinya juga melihat beberapa referensi. karena dengan begitu, terjadinyalah suatu perubahan masa ke masa dalam dunia grafis. (sepertinya design kartu lebaran yang anda buat pun seperti pernah saya lihat konsep & FA nya).

    yah, kalo mengaku amatiran, dan berbasic bukan dari seni, mohon hati-hati dalam menilai suatu karya seni… apalagi anda baru berumur 23 tahun, seharusnya anda bisa mulai belajar arti menilai suatu karya.

    salam damai.
    andy.

  14. octovate yang nge desain, kantor gw…devisi octodesign. YANG NGEBUAT dan bertanggung jawab!

    kalo elo emang bener mau ngebahas, mendingan kita ketemuan…

    kita buka forum, kita undang desainer dari adgi, fdgi dsb

    jangan asal ngomong…

    kita selesain secara profesional..

  15. jangan2 menurut Pak Wil..nama Indonesia diciplak dari nama Malaysia, sama2 ada “sia”nya…….menurut saya (tamatan Sekolah Dasar),..logo VIY asli kreasi anak bangsa indonesia, karena setiap warna , goresan punya makna yg mendasar (5 Warna, Abstrak burung Garuda, Gaya Tulisan Bangsa Indonesia), jalan2 lah keluar dari kandang dan baca2 koran asal jangan sambil jalan membaca koran..alias asal nulis..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s