Wawancara Emaleu Serge & Emile Mbamba

Latihan Arema di Lapangan Agro Kusuma Batu
Setelah kemarin di Stadion Brantas Batu, sore ini (23/12/07) ganti di lapangan Agro Kusuma Batu, meliput latihan terakhir Arema sebelum bertolak ke Bali hari Senin besok. Target wawancara kali ini adalah striker baru Arema, Emile Bertrand Mbamba dan pemain kesayangan Aremania yang telah lama absen karena istirahat pemulihan cedera, Emaleu Serge.

Serge yang sejak awal musim bergelut dengan cedera patah kaki saat pertandingan pra-musim Arema vs Persipura, sudah sekitar dua minggu ini mulai ikut game dalam sesi latihan Arema, sebelumnya Serge hanya melakukan terapi dan lari-lari kecil di pinggir lapangan. Konon, Serge melakukan penyembuhan secara tradisional di negara asalnya, Kamerun.

Musim ini Serge tetap dikontrak Arema, namun tidak bisa didaftarkan ke BLI karena tidak memungkinkan bermain hingga akhir musim karena cedera. Dalam sesi latihan game, sudah terbayang tridente asing Arema yang sangat menjanjikan dalam formasi 4-3-3 khas Janu, yaitu Emaleu Serge – Patricio Morales – Emile Mbamba

Wawancara dengan Emaleu Serge

Serge yang telah di Indonesia selama hampir tiga tahun sudah sangat lancar berbahasa Indonesia, terbukti dalam wawancara dengannya, Serge dengan lancar menjawab setiap pertanyaan dari saya dengan bahasa Indonesia yang lumayan bagus untuk ukuran orang asing, hehehe

Setelah selesai wawancara dengan Serge, saya langsung menuju target utama wawancara sore itu, Emile Bertrand Mbamba. Kebetulan pada saat menunggu sesi latihan tadi saya duduk bersebelahan dengan Victor, yang mengaku adik Mbamba. Victor berbahasa Indonesia dengan sedikit terbata-bata, dialog kami lebih lancar dengan menggunakan bahasa Inggris, karena kalau memakai bahasa ibunya, bahasa Prancis, tentu saya tidak bisa.

Wawancara dengan Emile Bertrand Mbamba

Ketika akan saya wawancara, seluruh pemain Arema sedang bergegas menuju bis. Dengan sedikit berlari saya mengejar pemain bernomor punggung 22 itu, “Emile..!!!” teriak saya, dan Mbamba langsung menoleh, ketika saya minta waktu untuk wawancara, Mbamba sangat welcome dan malah mengajak saya menepi agar tidak wawancara sambil berjalan kaki.

Dari informasi yg saya dapat dari adiknya Mbamba di pinggir lapangan tadi, Mbamba masih sulit berbahasa Indonesia karena masih beberapa bulan di Indonesia. Jadilah wawancara sore itu dengan bahasa Inggris, wah ini pertama kalinya saya wawancarai pemain dengan bahasa Inggris, padahal bahasa Inggris saya masih sangat pas-pasan, medok istilahnya, eh ssstt saya bawa catatan buat contekan dialog wawancaranya lho, hahaha…

Tapi Mbamba orangnya sangat friendly, dia malah menjawab pertanyaan saya dengan panjang lebar, dengan bahasa Inggris tentunya, dan tak peduli teman2nya sesama pemain Arema serta coach Miroslav Janu sudah bergegas naik ke bis.

Karena sudah terburu-buru, akhirnya dialog kami lanjutkan dengan berjalan menuju bis pemain Arema yang sudah menunggu di halaman parkir Hotel Agro Kusuma Batu. Hehehe baru kali ini tim Arema yang gantian “menunggu” saya :D

Pengalaman wawancara yang cukup mengesankan, sayangnya Liga Indonesia musim ini sudah akan berakhir. Semoga Arema lolos ke babak delapan besar sehigga masih bisa “main” ke tempat latihannya Arema lagi dan ngobrol dengan beberapa pemain Arema dan juga coach Miroslav Janu. Kalau tidak, ya terpaksa harus menunggu hingga musim depan.

Iklan

2 thoughts on “Wawancara Emaleu Serge & Emile Mbamba

  1. wahhh hebat, hebat!! kayak wartawan metro tv, salut….

    dan lebih kerennya ternyata zoel jago bahasa inggrisss!!

    besok gw mo daftar kursus bahasa inggris ahh!! biar bisa hebat kayak zoel!! cayyo!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s