Surga, Heaven, Cielo, Himmel

Seperti apa sih indah dan nikmatnya surga? Apakah sebuah kebahagiaan abadi? Kenapa semua orang menjadikannya tujuan akhir? Hampir semuanya bertendensikan sebuah tempat bernama surga. Gembong Osama Bin Ladin yang menghancurkan menara kembar WTC pasti berharap surga. Pasukan mortir di Irak dan Palestina mau melakukan yg mereka sebut “jihad” karena “imbalan” surga. Pun demikian dengan pelaku dan otak peristiwa Bom Bali 1 dan 2.

Hampir semua orang apabila ditanya apakah nanti mau masuk surga? 100% (orang waras) bilang IYA. Sebegitu indahkah surga sehingga semua orang ingin menikmatinya? Lalu seperti apakah surga itu? Dimanakah letak surga itu? Apakah “ditelapak kaki ibu”? Atau surga berada di Pady’s Cafe, Legian, Bali, tempat “teroris” meledakkan dirinya demi sebuah tempat bernama surga? Apakah di langit? Langit yang mana? “Langit tingkat ke-tujuh”kah? Sementara “langit” itu sendiri tidak pernah ada, yang ada hanyalah batasan pandangan mata yang sama-sama kita sepakati dengan menyebutnya “langit”.

Saya mencoba mencari tau surga sesuai dengan yang saya ketahui dan pahami dari kitab suci saya, Al-Quran. Kurang pas sebenarnya kalau saya nulis hal-hal tentang agama di blog ini mengingat keterbatasan saya dalam hal ilmu agama, tapi sekedar share kan gpp, mengutarakan pendapat pribadi…

An Nisaa 57 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai;

An Nisaa 122 : Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?

Yunus 9 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh keni`matan.

Ibrahim 23 : Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah “salaam”

Thaahaa 75 : Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia),

Al Hajj 14 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

Al Hajj 23 : Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Al Ankabuut 58 : Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal,

Ar Ruum 15 : Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira.

Luqman 8 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh keni`matan,

Asy Syura 22 : Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

Atg Thalaaq 11 : Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.

Al Buruuj 11 : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

Yang perlu digaris bawahi di sini adalah bahwa pengertian surga menurut Al-Quran adaah dibawahnya mengalir sungai-sungai, taman surga, penuh kenikmatan, dan kekal di dalamnya.

Kenapa dalam Al-Quran surga diceritakan sebagai tempat / taman yang dibawahnya mengalir sungai-sungai? Apakah karena saat itu Al-Quran turun dikalangan bangsa Arab yang hampir selalu terkena konflik kekerasan serta kondisi alam padang pasir yang panas, tandus, dan gersang dengan sedikit sumber air. Tentu saja dibenak orang Arab saat itu, membayangkan suatu tempat / taman yang indah damai dan tentram serta dikelilingi kebun dan sungai yang mengalir adalah suatu tempat yang sangat diimpikan.

Lalu, apakah kita saat ini masih “memimpikan” sebuah taman atau kebun bunga dan buah yang dibawahnya mengalir sungai-sungai? Bisa iya bisa tidak. Kalau sungainya seperti sungai Ciliwung yang merupakan tempat sampah raksasa bagaimana? Atau Sungai Porong yang “hampir sekarat” karena telah tercampur endapan lumpur Lapindo?

Kalau mau berandai-andai, apabila Al-Quran tidak turun di Arab, misalnya Kutub Utara (atau Selatan) atau Alaska, apakah deskripsi surga masih seperti yang di atas? Atau mungkin deskripsi surga akan seperti ini: “Surga-surga yang terhampar pasir putih di pantai tropis yang cerah dan hangat”.

Apapun itu, setiap orang punya kepercayaan masing-masing. Silahkan berpendapat secara subjektif, asal tidak menggangu orang lain.

Hmm… surga. Kalau dipikir-pikir, ada benarnya kalau saya (punya kekuatan) memang harus membakar surga!!!

Iklan

5 thoughts on “Surga, Heaven, Cielo, Himmel

  1. cuma sedikit komentar aja, kalau bisa pembahasan surganya lebih luas lagi. pengertian surga secara bahasa dan istilahnya. ya sekalian buat bahan tugas kuliah. ^-^ makasih…

  2. sorry bos..q gak setuju ma pendapat pean tentang langit…..jangan bikin orang lain jadi tersesat dengan pernyataan anda….Thank’s..God Bless U

  3. itu kenapa akhirannya kyk gitu sech…..????? membuat manusia kejaLan yanG sesat kaLau kayak bGitu……..

  4. sy tidak melihat kalau anda seorang muslim dr uraian anda(maaf) sekali,,karena dr uraian anda anda cenderung mengkritisi isi Al’quran…bukannya Tuhan (Allah swt) lebih tau mengenai apa yg d firmankan kpd kita semua?karena mustahil kalimat Tuhan itu salah..begitu yg sy tangkap dr uraian anda
    makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s