Sepakbola Menuju Keabadian

Hamburg SVMungkin fanatisme berlebihan, mungkin biar disebut aneh, mungkin pula sebuah terobosan bisnis. Tapi yang jelas klub Hamburg SV membangun satu kuburan untuk para pendukungnya. Tiket musiman menuju keabadian, seloroh para pendukung klub.

Kuburan itu jaraknya tak lebih dari 45 meter dari stadion mereka, HSH Nordbank Arena. Pintu masuknya serupa gawang, kemudian masuk ke lapangan rumput seperti layaknya lapangan sepakbola, dan di ujung adalah tanah yang meninggi meniru tribun stadion. Di lahan yang mirip tribun stadion itulah kuburan bagi para penggemar Hamburg SV. Ide ini muncul setelah pengurus Hamburg banyak mendapat permintaan dari pendukungnya untuk menebarkan abu jasad mereka di lapangan atau ditanam di bawah mistar gawang. Demikian dijelaskan petinggi klub Jerman itu kepada wartawan BBC yang berkunjung ke sana.

Tidak seperti undang-undang di Inggris yang memperbolehkan hal ini, di Jerman tindakan serupa dilarang. Namun tentu tak ada larangan untuk mendekor nisan sebuah makan dengan gambar atau pahatan klub kesayangan.

Kuburan Hamburg SV ini akan menyediakan sekitar 300 hingga 500 tempat. Harga untuk pesan tempat konon sama dengan tiket musiman. Dan sejauh ini sudah 15 orang pendukung klub ini yang memesan tempat.

Banyak orang menganggap langkah ini tak masuk akal dan gila. Tetapi pihak klub berkilah mereka hanya memenuhi permintaan publik. “Ya, ini ide yang aneh dan gila. Tetapi sama aneh dan gilanya bagi mereka untuk menghabiskan uang mereka untuk menonton kami di seluruh penjuru Eropa,” kata seorang petinggi klub.

“Mereka mendukung klub ini sepanjang hidup mereka. Kegiatan hidup mereka berputar sesuai dengan kehidupan klub. Klub ini adalah hidup mereka. Dan mereka ingin membawanya ke kehidupan sesudahnya.”

Sepakbola sebagai agama? Mungkin tak akan lama lagi akan ada upacara pemakaman versi klub sepakbola, seperti layaknya pemakaman kegamaan. Siapa tahu. (Liza Arifin – DetikSport)

Diambil dari: Bersepakbola Menuju Keabadian
Gambar: http://www.bvb-freunde.de

Iklan

3 thoughts on “Sepakbola Menuju Keabadian

  1. Hmm,, sepak bola ya?? Dulu saya pernah ngikutin tapi abis itu udah abis masa saya di depan TV,, hehehe..

    Salam kenal ya.. Singgah ke blog saya kapan-kapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s